Hidup mengapa begitu suram saat kau bersedih?
karena separuh jiwa mu tersiksa dengan pahitnya kenyataan di dunia ini.
kau tidak terima semua yang menurut mu tidak sesuai dengan keinginan mu.
tapi beginilah hidup.
Hidup mengapa begitu indah saat kau bahagia?
karena separuh jiwa mu menikmati apa yang kau syukuri.
kau menerima dirimu dan orang lain apa adanya dia.
dan senyum pun menjadi perhiasan terindah yang kau punyai.
maka jangan heran , saat seseorang memuji mu "cantik".
beginilah hidup.
Saat kau mencintai seseorang, tapi tak dapat memilikinya,
mungkin kau kan merasa hidup begitu suram tak dapat lagi indah.
kau tak dapat bertahan, karena separuh jiwa mu terluka.
tapi beginilah kenyataan.
Yang terindah adalah saat kau mencintainya, cara mu mencintainya, dan bagaimana kamu mengartikan perasaan itu. Karena kau akan lupa apa rasanya kesuraman tersebut.
beginilah kira-kira sesuatu yang tak dapat diukirkan oleh tulisan.
Nowaday, aku tidak menyukai kata 'cinta' karena bagi ku itu hanya sebuah ilusi.
tapi beginilah hidup. Jangan di pikirkan tapi di nikmati.
Kau diberikan anugrah buat hidup, bukan karena Tuhan asal memilih mu untuk hidup.
Ada suatu tujuan, mengapa DIA yang Mulia, menginginkan mu untuk terus "Hidup".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar