"Saat duniaku tertawa dan dipenuhi bintang, kau kadang menghilang. Tapi kau slalu ada disaat ku mrasa lemah."
"Kadang yang kita butuhkan adalah peka terhadap hal yang ada
disekeliling kita. Karna kerap kali kita terlalu buta mengejar sesuatu
yg kita inginkan padahal belum tentu itu yang terbaik, malah sesuatu yg
telah kita miliki itu yg sebenarnya yg patut kita banggakan."
"Hari ini, aku membuka tirai jendela kamarku dan melihat
begitu banyak bintang memancarkan senyum gemerlapnya. Aku hanya berdoa
suatu saat, aku bisa menikmati langit ini bersamamu duduk disini dengan
tangan tergenggam."
"Aku tidak sedang berpuisi, tidak sedang berdendang, cuma
pengen kamu tau, sampai kemanapun kamu nyari, ga bakal ada yg bisa
nyaingin tulusnya aku sayang sm kamu. Paras mungkin terkalahkan, tapi
tidak hati.."
"Cuma dengan melukiskan wajahmu di langit teduh, udah bisa
menarik simpul bibirku untuk tersenyum. Terimakasih untuk keteduhan yg
kamu bawa ke hidup aku."
"Walau di hingar bingar pasar, yg tertangkap oleh daun telingaku cuma suara kamu. Yang berbisik lembut."
"Aku butuh kamu. Untuk jadi pelepas dahaga aku di kala air udah ga sanggup memuaskan segala kekosongan dalam raga."
"Waktu kecil, bunda sering bercerita tentang dunia dongeng
dan putri2 yang pada akhirnya memiliki pujangga hatinya. Saat itu aku
tidak percaya. Tapi sekarang, kamu udah ngebuktiin aku kalo dongeng itu
emang di ilhami dr kisah nyata. Terima kasih udah bikin hidup aku bak di
dunia dongeng."
"Kamu mungkin bukan yg pertama, tapi Tuhan tau seberapa tulus doa aku mohon supaya kamu jadi pelabuhan yg terakhir."
"Kalo aja ungkapan 'aku sayang kamu' itu harus di ungkapin
dengan helaan nafas, mungkin sekarang aku udah bengek saking memburunya
nafas aku.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar