"Hmmm... Aku trauma karena sebelumnya, aku diselingkuhin. Gimana kalau kita jalanin dulu dengan tanpa status?"
Jawab : "Memperkenalkan siapa diri saya itu, tidak mudah dan tidak gratis. Jika kau ingin tahu siapa saya, ya belilah saya dengan komitmen. Apa yang kau tahu tentang diri saya sekarang adalah seperti kau baru melihat cover sebuah buku baru yang masih disegel. Isinya, adalah sama dengan apa saja yang belum kau tahu dan ingin kau ketahui. Untuk mengetahui isinya, berarti kau harus membeli buku itu, membuka segelnya dan membacanya siang dan malam. Karena buku yang tidak disegel sama dengan buku bekas yang bisa dipinjamkan ke-tangan siapa saja. Jadi, jika kau pernah trauma ketika membeli sebuah buku dan ternyata isinya jelek, bukan berarti kau boleh membaca isi bukuku dengan tidak membelinya. Karena hubungan tanpa status bukanlah tempat yang pas bagi hati yang kuat untuk menghindari rasa trauma. Jadi, belilah "siapa aku" dengan komitmen yang tidak main-main."
"Hah? Dia? Kok bisa sih?"
Jawab : "Dari Sabang sampai Merauke, berjajar kekurangan dan kelebihan tanah air saya. Itulah mengapa saya bangga menjadi Indonesia, karena sayapun bangga ; bisa mencintai seseorang dengan apa adanya hati saya dan apa adanya dia. Saya lahir ditanah ini, itulah juga saya terlahir untuk dicintai dan mencintai."
"Masa iya, pacar lo satu. Dasar Playboy, pasti ngibul!"
Jawab : "Tidak ada ruginya membuang jutaan yang saya tidak cinta. Saya adalah saya yang hanya menyimpan satu. Yaitu yang tepat dan pantas untuk disimpan. Sisanya, saya buang. Jadi, jangan sebut merk majalah itu lagi, kalau kau masih malu membacanya didepan mama dan papa, oma dan opa."
"Apa dia cantik?"
Jawab : "Didunia ini, cuma ada satu wanita yang cantik, dan dia orangnya. Sisanya, sexy, itupun saya menyukainya. Tapi ada satu yang dia punya selain cantik. Dan itu alasan yang lebih kuat tentang mengapa saya bisa memilihnya. Kawan, cantiknya, lebih dari apa yang bisa saya saksikan dengan kasat mata."
"Pernah selingkuh?"
Jawab : "Upah dosa, semua sama. Selingkuh hanyalah tindakan, totalitas dari apa yang sudah lama terjadi didalam pikiran seseorang. Besar kecil kesalahan seseorang hanyalah tergantung dari seberapa berat kita sebagai manusia untuk memaafkannya. Selingkuh, adalah perbuatan yang paling berat untuk dimaafkan, tetapi bukan tidak mungkin bisa dimaafkan. Hmmm... menurut saya, kadar selingkuh tergantung pada apa yang terlibat didalamnya. Pengalaman saya dulu, memang : daging ini, pernah melakukannya. Waktu itu saya mabuk dan alkohol mendominasi seluruh tubuh saya. Itu sangat disayangkan. Tetapi hati ini, tidak sama sekali. Alkohol dan kenikmatan sekalipun tidak bisa menjangkau keberadaannya. Untuk kaum lelaki, itu kebanggaan."
"Lo pasti PK! Dari tampang, uda ketauan penjahat kelaminnya kayak apa. Hahaha!"
Jawab : "Dari dulu saya heran, siapa yang menciptakan istilah itu. Semoga bukan laki-laki ya. Karena terkadang, ada lho laki-laki yang membanggakan kecerobohannya. Tapi begini, penjahat adalah subjek yang patut diwaspadai. Sedangkan kelamin hanyalah objek yang dalam kondisi itu, tak berdaya. Lalu, jika didunia ini masih ada wanita yang membayangkan kelamin seorang pria didalam kamarnya yang gelap, dingin dan sepi, mengapa harus ada istilah yang terkesan begitu menghantui. Semua tergantung kepada siapa laki-lakinya. Jadi, penjahat kelamin sebenarnya adalah istilah yang lahir ketika dengan penuh geram, didalam penyesalan, wanita telah memberikan tubuhnya kepada laki-laki yang salah dan lemah. Saya, bukan bagian dari itu, maaf."
"Eh, tapi gini deh.. Mantan gue itu berengsek banget. Sumpah, gue benci banget sama cowok semenjak kenal dia. Gue masih tetep mau jomblo sampe akhirnya gue bener-bener nemu yang terbaik! Daripada sakit hati, mending ngejalanin hubungan dikiri kanan dan ga serius. Iya khan?"
Jawab : "Hati-hati! Seleramu terletak pada isi cerita dan cara kau menceritakan seorang mantan. Sedangkan durasi jomblo-mu itu, tergantung pada seberapa seringnya kau bercerita tentang masa lalu, baik itu manis ataupun pahit. Berapa dan siapa saja yang pernah menjalani hubungan itu denganmu adalah kalkulasi berbagai sifat yang membentuk karaktermu sekarang. Sedangkan caramu menghindar dari sakit hati adalah cara yang susah. Karena jika didalam catur, hatimu adalah raja.. caramu itu seperti memberikan ratu ke pion lawan, secara cuma-cuma."
"Gue cuma takut dibilang sombong. Wajar dong gue bales chat-nya, sms-nya dan bbm-nya? Khan kita cuma temen biasa. Kenapa dia mesti cemburu?"
Jawab : "Itulah mengapa saya masih berpendapat bahwa apa yang bisa dilakukan laki-laki, belum tentu bisa dilakukan wanita, dan demikan sebaliknya. Ini bicara agresivitas. Sekali saja laki-laki tegas berkata "tidak", itu cukup untuk menyuruh wanita pergi, menangis, lalu menyendiri didalam kamar yang sepi. Sedangkan jika wanita, walau ia sudah berkata "tidak" sebanyak 700 kali, saya rasa belum cukup untuk mengusir pria bebal yang penuh obsesi. Simbol senyum yang wanita berikan, membuat pria terbang sampai ke awan-awan. Sedangkan simbol senyum yang pria berikan, hanya membuat wanita takut untuk tenggelam terlalu dalam. Jadi, jangan salahkan ibu mengandung. Kita hanya perlu menjaga hati dengan kewaspadaan dari segala kemungkinan yang bisa menerjang."
"Gue itu jelek, rada bego dan miskin pula. Mana mungkin ada yang mau?!"
Jawab : "Hahahahaha.. Apa tadi? Jelek, bego dan miskin? Okay, okay. Bagaimana kalau ditambah sedikit. Misalnya : Jelek tapi rapi, bego tapi lucu dan miskin tapi rajin. Yang jelas, manusia diciptakan bukan tanpa kelebihan, kawan."
"Dia kaya, pintar dan cantik. Saya menyerah."
Jawab : "Memang banyak wanita yang mau pria tampan, kaya dan pintar. Tetapi tidak sedikit juga wanita yang bosan dengan kemewahan dan kesempurnaan. Yang jelas, tidak ada satupun wanita yang mau kepada pria yang mudah menyerah."
"Sudahlah. Hatinya seperti karang. Saya tidak sanggup menaklukannya."
Jawab : "Sebelum menaklukannya, takluki dulu dirimu sendiri."
"Apa yang wanita suka?"
Jawab : "Tidak penting. Yang penting adalah apa yang wanita tidak suka."
"Jadi, apa maksud dari pantang sakit hati?"
Jawab : "Hahahahahahaha.. itu cuma bahasa yang diperhalus. Aslinya, - Pernah sakit hati. " SELESAI.
Jawab : "Memperkenalkan siapa diri saya itu, tidak mudah dan tidak gratis. Jika kau ingin tahu siapa saya, ya belilah saya dengan komitmen. Apa yang kau tahu tentang diri saya sekarang adalah seperti kau baru melihat cover sebuah buku baru yang masih disegel. Isinya, adalah sama dengan apa saja yang belum kau tahu dan ingin kau ketahui. Untuk mengetahui isinya, berarti kau harus membeli buku itu, membuka segelnya dan membacanya siang dan malam. Karena buku yang tidak disegel sama dengan buku bekas yang bisa dipinjamkan ke-tangan siapa saja. Jadi, jika kau pernah trauma ketika membeli sebuah buku dan ternyata isinya jelek, bukan berarti kau boleh membaca isi bukuku dengan tidak membelinya. Karena hubungan tanpa status bukanlah tempat yang pas bagi hati yang kuat untuk menghindari rasa trauma. Jadi, belilah "siapa aku" dengan komitmen yang tidak main-main."
"Hah? Dia? Kok bisa sih?"
Jawab : "Dari Sabang sampai Merauke, berjajar kekurangan dan kelebihan tanah air saya. Itulah mengapa saya bangga menjadi Indonesia, karena sayapun bangga ; bisa mencintai seseorang dengan apa adanya hati saya dan apa adanya dia. Saya lahir ditanah ini, itulah juga saya terlahir untuk dicintai dan mencintai."
"Masa iya, pacar lo satu. Dasar Playboy, pasti ngibul!"
Jawab : "Tidak ada ruginya membuang jutaan yang saya tidak cinta. Saya adalah saya yang hanya menyimpan satu. Yaitu yang tepat dan pantas untuk disimpan. Sisanya, saya buang. Jadi, jangan sebut merk majalah itu lagi, kalau kau masih malu membacanya didepan mama dan papa, oma dan opa."
"Apa dia cantik?"
Jawab : "Didunia ini, cuma ada satu wanita yang cantik, dan dia orangnya. Sisanya, sexy, itupun saya menyukainya. Tapi ada satu yang dia punya selain cantik. Dan itu alasan yang lebih kuat tentang mengapa saya bisa memilihnya. Kawan, cantiknya, lebih dari apa yang bisa saya saksikan dengan kasat mata."
"Pernah selingkuh?"
Jawab : "Upah dosa, semua sama. Selingkuh hanyalah tindakan, totalitas dari apa yang sudah lama terjadi didalam pikiran seseorang. Besar kecil kesalahan seseorang hanyalah tergantung dari seberapa berat kita sebagai manusia untuk memaafkannya. Selingkuh, adalah perbuatan yang paling berat untuk dimaafkan, tetapi bukan tidak mungkin bisa dimaafkan. Hmmm... menurut saya, kadar selingkuh tergantung pada apa yang terlibat didalamnya. Pengalaman saya dulu, memang : daging ini, pernah melakukannya. Waktu itu saya mabuk dan alkohol mendominasi seluruh tubuh saya. Itu sangat disayangkan. Tetapi hati ini, tidak sama sekali. Alkohol dan kenikmatan sekalipun tidak bisa menjangkau keberadaannya. Untuk kaum lelaki, itu kebanggaan."
"Lo pasti PK! Dari tampang, uda ketauan penjahat kelaminnya kayak apa. Hahaha!"
Jawab : "Dari dulu saya heran, siapa yang menciptakan istilah itu. Semoga bukan laki-laki ya. Karena terkadang, ada lho laki-laki yang membanggakan kecerobohannya. Tapi begini, penjahat adalah subjek yang patut diwaspadai. Sedangkan kelamin hanyalah objek yang dalam kondisi itu, tak berdaya. Lalu, jika didunia ini masih ada wanita yang membayangkan kelamin seorang pria didalam kamarnya yang gelap, dingin dan sepi, mengapa harus ada istilah yang terkesan begitu menghantui. Semua tergantung kepada siapa laki-lakinya. Jadi, penjahat kelamin sebenarnya adalah istilah yang lahir ketika dengan penuh geram, didalam penyesalan, wanita telah memberikan tubuhnya kepada laki-laki yang salah dan lemah. Saya, bukan bagian dari itu, maaf."
"Eh, tapi gini deh.. Mantan gue itu berengsek banget. Sumpah, gue benci banget sama cowok semenjak kenal dia. Gue masih tetep mau jomblo sampe akhirnya gue bener-bener nemu yang terbaik! Daripada sakit hati, mending ngejalanin hubungan dikiri kanan dan ga serius. Iya khan?"
Jawab : "Hati-hati! Seleramu terletak pada isi cerita dan cara kau menceritakan seorang mantan. Sedangkan durasi jomblo-mu itu, tergantung pada seberapa seringnya kau bercerita tentang masa lalu, baik itu manis ataupun pahit. Berapa dan siapa saja yang pernah menjalani hubungan itu denganmu adalah kalkulasi berbagai sifat yang membentuk karaktermu sekarang. Sedangkan caramu menghindar dari sakit hati adalah cara yang susah. Karena jika didalam catur, hatimu adalah raja.. caramu itu seperti memberikan ratu ke pion lawan, secara cuma-cuma."
"Gue cuma takut dibilang sombong. Wajar dong gue bales chat-nya, sms-nya dan bbm-nya? Khan kita cuma temen biasa. Kenapa dia mesti cemburu?"
Jawab : "Itulah mengapa saya masih berpendapat bahwa apa yang bisa dilakukan laki-laki, belum tentu bisa dilakukan wanita, dan demikan sebaliknya. Ini bicara agresivitas. Sekali saja laki-laki tegas berkata "tidak", itu cukup untuk menyuruh wanita pergi, menangis, lalu menyendiri didalam kamar yang sepi. Sedangkan jika wanita, walau ia sudah berkata "tidak" sebanyak 700 kali, saya rasa belum cukup untuk mengusir pria bebal yang penuh obsesi. Simbol senyum yang wanita berikan, membuat pria terbang sampai ke awan-awan. Sedangkan simbol senyum yang pria berikan, hanya membuat wanita takut untuk tenggelam terlalu dalam. Jadi, jangan salahkan ibu mengandung. Kita hanya perlu menjaga hati dengan kewaspadaan dari segala kemungkinan yang bisa menerjang."
"Gue itu jelek, rada bego dan miskin pula. Mana mungkin ada yang mau?!"
Jawab : "Hahahahaha.. Apa tadi? Jelek, bego dan miskin? Okay, okay. Bagaimana kalau ditambah sedikit. Misalnya : Jelek tapi rapi, bego tapi lucu dan miskin tapi rajin. Yang jelas, manusia diciptakan bukan tanpa kelebihan, kawan."
"Dia kaya, pintar dan cantik. Saya menyerah."
Jawab : "Memang banyak wanita yang mau pria tampan, kaya dan pintar. Tetapi tidak sedikit juga wanita yang bosan dengan kemewahan dan kesempurnaan. Yang jelas, tidak ada satupun wanita yang mau kepada pria yang mudah menyerah."
"Sudahlah. Hatinya seperti karang. Saya tidak sanggup menaklukannya."
Jawab : "Sebelum menaklukannya, takluki dulu dirimu sendiri."
"Apa yang wanita suka?"
Jawab : "Tidak penting. Yang penting adalah apa yang wanita tidak suka."
"Jadi, apa maksud dari pantang sakit hati?"
Jawab : "Hahahahahahaha.. itu cuma bahasa yang diperhalus. Aslinya, - Pernah sakit hati. " SELESAI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar