setiap pertemuan pasti ada perpisahan
setiap jalan yang ditempuh pasti beresiko
ada yang manis ada pula yang pahit
aku memilih manis, apakah kau bisa membuat hidupku menjadi manis???
ataukah malah kau yang membuat hidupku memjadi pahit?
kau pilih yang mana?
membuatku bahagia ataukah membuatku selalu berderai airmata?
membuatku selalu tersenyum ataukah membuatku selalu merasa aneh, terasing, dan terpuruk?
kemana senyummu?
mengapa manismu hanya sesaat saja?
mengapa?
yakinkan aku
karena aku tak yakin
bahagiakan aku
karena aku belum bahagia
tariklah aku
karena aku masih terperosok dalam lubang kesedihan
akankah semua ini abadi?
aku rasa tidak...
tapi
setidaknya aku menginginkan...
engkau terus bersamaku...
sampai langit berhenti menangis,
sampai mentari berhenti bersinar
sampai bintang tak lagi berpendar
sampai ku menutup mata
genggamlah tanganku
tuntun aku
pahami aku
menyanyilah denganku
bersedih dan gembiralah denganku
raih mimpimu bersamaku
berjalanlah bersamaku
karena aku tetap disini
di dalam hatimu...
berharap hujan turun
membawa pergi semua kebohongan
membersihkan semua kekecewaan
berharap burung berkicau
membangunkanku dari kebodohan
menegurku dari kesalahan
berharap angin berhembus
melenyapkan semua kenangan
kenangan yang entah saat ini membangkitkan rasa cinta
atau hanya kenangan yang ingin kembali menyakiti
air mata menjerit
mendeskripsikan perasaanku dalam sesuatu yang tak dapat kukatakan
mempresentasikan semua perasaanku
perasaan yang tak dapat kulukiskan
walau dengan kata-kata terindah para pujangga di dunia... :*
Lanjut di tulisan saya tadi pagi ...
dari percakapan yang basa basi , di lanjut sampai telephone ala anak ABG jaman skrng ! #berasa tua#
mungkin sampai sekitar pukul 3 pagi & akhirnya dia menyuruh saya untuk tidur , saat itu nggak tau kenapa,saya bisa nurut banget sama dia,padahal saya memang terkenal sebagai KEPALA BATU .
Hahahahaha .. kalo inget inget kejadian itu saya mau guling guling'an di kasur .. karena 1 hari itu saya tertawa cekikikan ,anggeplah seperti kuntilanak #amitamit#
Sebut saja namanya langsung. Keknya seru banget manggil dia pake nama. Selama ini saya panggil dia Patrick --- tapi akhir akhir ini saya memanggilnya KEBO karena dia sering banget bangun sekitar pukul 12 siang :)) sepertinya dia sanguinis abis ( orang yang memiliki tipe kepribadian yg selalu ceria .. )
Lucu,Lucu. dan , Yup ! Itu kesan pertama setelah saya ketemu langsung sama dia :p
aniwei , kejadian yang complicated nggak ush di ceritain ya .. hahahaha itu AIB !
Oke lanjuuuuttttt :
Sesimpel itulah saya mengenal Kebo atau Beruang. Lucu,hidup,dan besemangat. Saya senang sekali berbagi cerita yang relatif "gak penting" bareng dia: rutinitas harian , Pengalaman pribadi setiap hari dan dia SEMANGAT SAYA SELAMA INI ..
Begitulah kisah perkenalan kami. Manis ya? iya, sangat manis.
Kita sepakat hanya berteman,mungkin sebaiknya begitu ... karena saya takut ketika dia tau apa yang saya rasa sejak pertama kali kenal dia Saya takut banget kalo tiba-tiba dia jadi marah atau tersinggung. Atau setelah saya nanyain ini , saya mengetahui kebenaran bahwa apa yang teman teman saya bilang itu benaaar . Dan, celakanya itu saya tidak bisa seperti itu! Ini yang saya takutkan. Takut kehilangan. Takut di tinggalin. karena sebelomnya saya udh pernah di tinggalin juga ..
Begitulah .. It's complicated ..
Saya lebih bahagia seperti ini :) #mudahmudahan#
hmm , buat temen2 gue yg selalu tanya , apa patrick yg lagi sm gue skrng pelarian gue apa bukan ..
hhahhaa :D geli deh gue klo denger para sahabat2 tanya hampir tiap hari .. gue jawab disini aja ya guys ..
hiihihihiihihi ..
Apa yg kt sangka ngga bakal berubah ternyata seolah membalikkan telapak tangan … gitu yg Tuhan lakukan dalam hitungan 1 detik … semua berubah gt aja, sampe terkadang kt ngga tw apa yg hrs dilakuin … ampe akhirnya kt balik lg cm berharap ama Dia.
Bersyukur bgt selama bbrp hari ini Dia bener2 ngajar gw untuk 100% berharap ma Dia … bahkan soal co … aduuuu gw masi inget pas gw tanya beberapa saat yg lalu … "God, kapan gw bole punya co?" "Kasi gw co biar gw bisa lupain sakit hati gw."
Kt Dia : "Kalo itu tujuan lu pengen punya co … buat apa Gw kasi lu co?" "soalnya km tuh lagi lari dr masalahmu!" gw pikir bener juga … kalo gitu berarti itu cuma pelarian gw doank dunk??? padahal gw pengen punya co yg gw bener2 bisa sayang … en dy jg bener2 sayang ma gw!!
kemaren loopy sahabat gue cerita masalahnya ke gw … dy ada nanya juga … "apa ... tuh pelarian lu??" gw jawab ngga … sama sekali ngga … karna gw murni temanan sama dy dr awal … bukan karna gw pengen buang masa lalu gw lewat co ini. God tuh bener2 baek, karna Dia bs bikin sedemikian rupa ampe gw bener2 berserah en bahkan ampe keinginan buat punya co tuh ngga ada lagi dalam hati gw.
Btw … thanks my Lord 4 everything!!! buat jejak yg mendewasakan ht gw ^^ … karena apapun itu dia selalu ada buat gue 24 jam..senyumnya juga ngga pernah lupa dia kasih ke gue. mpe pas dia lagi sibuk aja dia selalu inget sm gue , dan nyempetin waktu buat sms gue , walaupun cuma sekedar tanya lagi dimn ??… ^^ #anggep ini gue yang GR hehehhehehee#
makasih udh selalu nemenin gue 24 jam..
Ada 1 note yang gue kutip dari temen gue , kira kira begini kata katanya :
Ingin mulut ini berkata akan apa yang hati ingin kata. Ingin mulut ini menyampaikan apa yang pikiran pikirkan.
Jujur, aku ingin mengatakan aku menyayangimu. Aku ingin mengatakan aku mencintaimu. Dan aku benar-benar ingin mengatakan bahwa kamu adalah satu yang kuinginkan kini.
Tapi dunia tak berpihak. Dunia tak merestui. Dia tahu aku mencintaimu, tapi dia memaki-maki ke seluruh jagat raya bahwa aku begitu rendah untuk mencintaimu.
Mulutku diam. Hatiku terluka. Pikiranku menutup telinganya. Makian dunia membuatku mati, membuatku tak mampu menatapmu. Yang dapat aku lakukan, hanya meninggalkanmu dengan kepura-puraan angkuhku, dengan hati yang menangis.
Aku tahu, aku memang bukan siapa-siapa. Aku memang jauh dari apa itu kesempurnaan. Dan aku memang sangat bersahabat dengan ketidaksempurnaan. Tapi apa itu salah?
Sungguh, aku ingin berada di sampingmu. Tak perlu menjadi cinta, aku hanya butuh sayang darimu. Aku merindukan canda tawa kita. Aku merindukan sapaan anehmu padaku. Sungguh, aku merindukan seluruh dari dirimu.
Tapi baru selangkah aku mencoba untuk kembali, tiba-tiba dunia menendangku jatuh dan menyakiti jiwaku. Belum sembuh lukaku, aku terluka lagi. Tapi aku tak bisa apa-apa, hanya berharap ada bintang jatuh atau ujung pelangi untuk mengabulkan permintaanku, “aku ingin bersamamu…”
Akhirnya aku memilih diam. Lebih baik aku diam daripada aku bergerak tapi dijatuhkan lagi. Tapi ternyata aku diam pun, dunia tetap menindas. Aku tak berbuat apa-apa, tapi aku dipermalukan. Dan akhirnya, langkah demi langkah, kamu pun menjauhiku. Aku pun terpaksa untuk menjauhimu.
Kini aku semakin tersiksa dengan cinta yang kumiliki. Cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cinta yang dijadikan sampah oleh dunia. Cinta yang harus membuatku sadar bahwa kamu bukanlah untukku.
Kemarin, kamu bukan untukku. Kini, kamu bukan untukku. Nanti, harapanku mungkin telah mati. Tapi nanti, aku akan mengatakan padamu seberapa besar cintaku hingga aku tak peduli dengan makian dunia, karena aku tetap mencintaimu. Tapi nanti, aku hanya akan bilang, “aku pernah mencintaimu”, tanpa harus kukatakan, “aku masih mencintaimu”
Udah ketahuan cinta mati ya :)
BalasHapus